Postingan ditandai yang menampilkan TITANIUM SILKSTONE WHITE

slowlivingwithchu

Dilihat 180
Floorplan SFhaus dirancang dengan konsep open space ‘terrace house’ seperti tipikal di Malaysia dan Australia. Floorplan pertama yang diajukan arsitek kami tolak, sehingga floorplan kedua disusun lebih berani, eksperimental, unorthodox, dan idealis dengan KDH 56%. Layout ini tercipta karena rumah dirancang ‘function follows form’. This design is definitely not for everyone and we are unapologetic about it. SFhaus memasukan fitur tropis rumah jengki kolonial yang sudah sangat jarang ditemukan karena terkesan jadul. Pendekatannya bioclimatic tropis. Living, kitchen, dan inner court terhubung jadi satu sampai ke backyard dining, dengan alur sirkulasi tidak terputus ke lantai 2. Titik utama rumah ini terdapat pada inner court berventilasi setinggi 7 m yang berfungsi sebagai titik hubung antar-ruang, mudah untuk saling memanggil orang. Tantangan rumah open space adalah privasi. Sehingga, arsitek mengatur agar terdapat zonasi personal space. Menurut kami rumah yang sangat terlalu open tidak nyaman, hanya seperti apartemen studio yang digedein, tidak ada pengalaman ruangnya. Arsitek mengatur agar privasi terjaga dari orang luar bahkan ketika jendela dibuka semua. Tantangan umum seperti tikus, serangga, bising suara, dll sudah ada prevensinya. Tentunya rumah banyak bukaan berarti banyak debu. Yang membuat kaget para tamu yang datang adalah rumah kami sejuk dan semriwing di siang, dan nyamuknya sedikit di malam. Keuntungan dari rumah open space dengan konsep bioclimatic adalah: - Hemat energi. Biaya listrik Rp900.000-an per bulan. - Suhu siang hari jam 12-2 terjaga di sekitar 28° (saat musim penghujan seperti sekarang bisa turun 2-3°) dengan relative humidity 50-55% via higrometer digital. Kebanyakan rumah yang banyak bukaan namun tetap terasa sumuk, gerah, pakai AC baru nyaman, dan banyak nyamuk karena tidak mendetailkan prinsip fisika bioclimatic. - Layout ergonomis. Rumah mengikuti habit, bukan habit mengikuti rumah. - Semriwing, sejuk, tidak lembab di semua area - Terang namun tidak terpanggang di siang hari - Nyamuk sedikit #RumahOpenSpace #RumahTanpaSekat #RumahLega #Ruglivingroom #Karpetkotak #furniturantik #ConsoleTable #midcenturymodern

slowlivingwithchu

Dilihat 89
SFhaus memiliki 4 bathroom. Konsep, material, colour palette, dan sanitary tidak dibedakan agar kohesif dengan keseluruhan rumah yang mengusung tema art deco era kolonial, namun tetap ada karakter dan warna yang di-highlight di masing-masing bathroom. Master & Kid bathroom = hijau. Guest bathroom = merah tua. ART bathroom = putih krem. Master bathroom SFhaus memiliki ukuran 2.4 x 2.1 m, tidak besar dan tidak pakai bathtub karena kami bukan tipe yang berlama-lama di bathroom. Master bathroom di-design dengan his-her wastafel dan cermin wall-to-wall ukuran 2.4 x 1.8 m. Warna yang di-highlight pada master bathroom adalah hijau, pada mozaic tiling dan vanity. Semua bathroom kami dirancang dengan konsep tropis bioclimatic yang mengoptimalkan hemat energi, sirkulasi udara lancar, pencahayaan optimal, passive cross ventilation (udara mengalir meski pintu ditutup). Hal ini menciptakan bathroom yang terang, tidak lembab, dan tidak berbau tanpa exhaust fan. Atap dipasang ventilated skylight dengan bukaan setinggi 40 cm pakai kawat nyamuk baja agar tidak masuk serangga ditambah kisi-kisi kayu bengkirai. Dinding memiliki bukaan lubang angin. Konsep ini mengoptimalkan negative pressure, stacked effect, dan passive cross ventilation sehingga tidak memerlukan exhaust fan. Polusi udara hanya butuh sekitar 30 detik sampai tersedot habis ke luar, dicheck menggunakan asap berwarna. Semua bathroom menggunakan vanity PVC agar umur ekonomis maksimal. Banyak storage untuk perkakas kebersihan, perawatan diri, lap dan handuk. Tabletop menggunakan sintered stone yang sama dengan kitchen. Menggunakan solar water heater bukan electric water heater yang berdaya besar, agar tampilan plafon clean dan hemat energi. Jika diperhatikan kami tidak menggunakan divider kaca, karena pengalaman di rumah sebelumnya, sangat sangat PR membersihkan kaca dari jamur air setiap akhir pekan. Posisi shower sudah diatur seoptimalnya agar terlalu menyiprat ke kloset. #KeramikKamarMandi #KeramikMosaic #Wastafel #PintuKamarMandi #CatKamarMandi #WarnaKamarMandi #DindingKamarMandi #KeramikDinding #KeramikLantai #Solarwaterheater #RenovasiKamarmandi #BathroomMakeOver #InspirasiKamarMandi