Fasad SFhaus merepresentasikan tipikal art deco era kolonial (streamline moderne) dengan colour palette terbatas yang tidak stand out: putih, abu, hijau, coklat. Memiliki elemen klasik seperti massa asimetris, atap datar, finishing polos, sudutan melengkung, tarikan garis horizontal, dan glassblock. Hampir semua sudut ada elemen melengkung, termasuk pagar, pintu gudang, kolom kanopi, rangka kanopi, dan dinding perimeter. Area ini memiliki kontras pada tekstur: fasad polos, carport se-raw mungkin.
Beberapa elemen yang cukup quirky di fasad misalnya:
- Design pintu pagar pedestrian, pagar sliding, menyambung sampai railing tangga dan jembatan terinspirasi Power Mac G5;
- Pagar memiliki sistem lock tanpa grendel pada kolom beton bertulang dengan tambahan pengunci dari motor pagar, tampilan lebih clean;
- Gudang besar, memiliki fitur sebagai storage AC outdoor, meteran PLN, pompa air, LPG dengan piping langsung ke kitchen, exhaust vent dari cooker hood kitchen, storage composting.
- Lorong ramp entrance naik 1.2 meter karena pondasi bangunan ditinggikan untuk antisipasi banjir. Lorong ini membelok melengkung ke arah pintu utama menciptakan efek wind tunnel ke ruang keluarga, sehingga ruang keluarga adem dan semriwing tanpa AC. Apalagi kalau sedang hujan, terasa sekali angin terdorong masuk.
- Dari carport, entrance sampai ke dalam rumah tidak ada split level dan floor leveling agar elder-friendly terutama yang pakai wheelchair, tidak tersandung-sandung. Pertimbangan lain pakai ramp adalah tukang galon dan paket berat diatur agar tidak masuk ke dalam rumah, mereka drop barang di carport, dan ART tinggal dorong pakai trolley.
#PagarRumah
#PagarRumahMinimalis
#WarnaPagarRumah
#WarnaCatPagar
#CatRumah
#CatRumahMinimalis
#InspirasiFasad
#StyleFasad
#FasadRumah
#SmartDigitalLock
#KanopiRumah
#LantaiGarasiOutdoor