1 / 8

Klub Rekam postingan ke-8📝 [berkemah] 11 April 2020. Itu adalah hari pertama berkemah. Ada begitu banyak hal yang harus dipersiapkan sehingga saya terus menundanya, tetapi ketika saya tidak dapat melakukan perjalanan favorit saya karena virus corona, saya memulainya secara alami. Setelah mengunjungi banyak tempat perkemahan selama empat tahun dan melalui trial and error, saya menemukan selera saya dan memilih tenda dan perbekalan saya saat ini. (Pada awalnya, saya sangat menyukai perkemahan emosional sehingga saya bahkan membawa-bawa speaker besar di rumah...) Karena saya pergi setiap bulan kecuali pertengahan musim dingin dan setiap minggu di musim panas, tenda ini terasa seperti rumah kedua saya. Sulit untuk memulainya, tetapi begitu Anda melakukannya, hidup Anda akan berbeda dari sebelumnya. Suatu hari di mana saya bangun pada jam 4:30 pagi karena suara burung dan tertidur bersama anak-anak saya saat matahari terbenam. Saat Anda menjauh dari pusat kota, Anda mulai mengikuti hukum alam. Bersikaplah ramah dengan berbagai serangga. Anak-anak menangkap katak, cacing tanah, dan segala jenis serangga dengan tangan kosong. (Saya senang Anda tidak meminta saya untuk memegangnya) Suara aliran air di lembah, suara deburan ombak di laut, dan suara serangga di hutan menjadi musik latar. Saat hujan, aku tertidur mendengarkan suara hujan yang mengguyur tenda, bermain air dan mandi, membaca buku di bawah naungan pohon, dan menerbangkan layang-layang di antara bintang dan bulan yang tinggi di langit malam. . Seberapa nikmatkah nasi dan kopi yang baru dimasak diseduh dalam moka pot? Makan tiga kali sehari menjadi lebih penting. Setelah anak-anak mendapatkan tempat tidurnya sendiri, saya semakin menantikan untuk berkemah. Karena kita semua bisa tidur nyenyak bersama. Setelah menceritakan kisah-kisah lama dan memainkan 20 Pertanyaan, mereka segera tertidur. (Saya suka mengarang cerita tentang detektif pantat yang menyelesaikan kasus dengan kentut di wajah mereka. Suami saya ahli mengarang cerita tentang kentut kotoran.) Anak-anak yang cepat berteman, seharian bermain dengan teman-teman mereka di perkemahan, berhari-hari mereka hanya datang ke tenda untuk makan atau tidur. Berkat ini, saya memiliki lebih banyak waktu untuk membaca buku dengan tenang, dan buku-buku yang telah saya pegang selama beberapa hari karena saya tidak dapat maju dengan mudah di rumah dapat dibaca dengan cepat di perkemahan dan selesai dalam satu hari. Membaca di tempat yang sejuk, dikelilingi pepohonan dan merasakan angin, sepertinya membantu saya berkonsentrasi lebih baik. Lebih berhati-hati dalam memilih buku untuk dibaca saat berkemah. Saya memilih buku yang sesuai dengan tempatnya, buku yang sesuai dengan musim dan cuaca, dan saya tenggelam dalam pikiran-pikiran yang menyenangkan. Buku-buku yang saya pilih dan baca tetap tersimpan dalam ingatan saya untuk waktu yang lama. Mungkin karena saat membaca kalimat tersebut, saya langsung teringat akan suara burung gunung dan gelak tawa anak-anak, kehijauan dimana-mana yang bisa saya rasakan dengan sekujur tubuh, dan bau rerumputan yang terbawa angin. Saya belajar banyak hal yang tidak akan saya ketahui jika saya tidak berkemah. Betapa beruntungnya saya karena seluruh keluarga saya suka berkemah. Saya ingin menghabiskan lebih banyak hari bersama di alam. #JJHome #제이제이홈북 #기록클럽 #Berkemah #텐트 #텐트추천 #스노우피크 #캠핑용품 #캠핑장 #스노우피크텐트 #캠핑테이블 #캠핑의자 #캠핑장비 #모카포트 #뉴브리카 #비알레띠