1 / 9

#마이데스크테리어 #데스크테리어 Butuh waktu lama sekali bagiku untuk menulis hashtag itu 😂 Saya pikir butuh lebih dari setengah tahun untuk membangun ruang belajar? Akhirnya saya buru-buru memesannya sebelum poin Rumah Hari Ini habis. Bahkan setelah saya sampai di meja, butuh waktu dua bulan untuk mengaturnya lol Akhirnya terungkap. Studi Rumah Lina Kalau diperhatikan baik-baik, tidak ada yang istimewa, kan? Haha (Saya ingin membuat sesuatu yang istimewa tetapi gagal) Ada banyak tata letak dan konsep yang ingin saya lakukan. Mempertimbangkan realisme dan penggunaan praktis, tata letak dan gayanya biasa saja. Agak mengecewakan🙄 Pemandangan dari kamar ini sungguh indah karena merupakan pemandangan teras. Awalnya saya ingin menaruh meja menghadap pemandangan. Tetapi salah satu dinding harus diisi dengan lemari. Pada akhirnya, saya harus menarik kawat itu sampai ke ujungnya. Setelah berpikir panjang, saya memutuskan untuk menempelkannya di dinding. Ada dua meja dan dibagi menjadi zona kabel dan nirkabel. (Itu trik untuk hanya mengembalikan meja berkabel ke ruang alfa. Pintu masuk ke Ruang Alpha sempit jadi saya tidak mengira meja akan tergantung di pintu masuk 😂) Bagaimana pun, karena ada dua meja, mendekorasinya akan dua kali lebih menyenangkan, bukan? Biki Jana yang Beruntung 📝 Ulasan Meja Meja tersebut adalah meja ZeroDesk Evo '209 Avenue'. Saya menempelkan dua ukuran 1200×700 bersama-sama. Pasangan saya dan saya memiliki preferensi yang sangat berbeda untuk perangkat dan gaya penggunaan. Pasanganku kebanyakan main game jadi dia lebih suka yang berkabel. Saya terutama melakukan pekerjaan dokumen sederhana dan menggunakan alat desain seperti Photoshop. Saya terutama menggunakan tablet dan lebih suka nirkabel. Jadi, kita akan berbagi satu meja besar, Haruskah kita menggunakan meja terpisah untuk menyesuaikan gaya setiap orang? Saya sedang memikirkan dua metode Gaya penggunaannya sangat berbeda, Ada juga perbedaan antara perangkat berkabel dan nirkabel, Dua meja disediakan apabila dua orang menggunakannya pada saat yang bersamaan. Kami putuskan untuk menggunakan milik kami masing-masing. Kriteria pemilihan meja adalah - Bagian atas dan kaki meja berwarna putih - Desain sederhana, bersih tanpa kerumitan apa pun - Kemungkinan untuk menambahkan aksesori meja di masa mendatang (gantungan tas, dll.) - Sesuatu yang kokoh dan tidak tergoyahkan - Pilihan ukuran yang berbeda - Kenyamanan manajemen yang mudah - Sudut dan kaki membulat Itu adalah pilihan yang saya buat setelah mempertimbangkan semua faktor ini, dan saya sangat puas 😊 Saya mencari desain yang lebih sederhana karena saya akan meletakkan keduanya berdampingan. Zerodesk sempurna. Saya bertanya-tanya apakah saya bisa menaruhnya di ruang tamu di masa mendatang. Saya memilih desain ini dengan harapan desain ini akan menyatu dengan interior ruang tamu tanpa terlihat mencolok. Saya juga menyukai sudut membulat dan kaki bundar. Akan lebih aman jika sudut meja berbentuk bulat. Secara pribadi, menurutku teksturnya lembut dan elegan, bukannya kaku dan kaku. Saya lebih suka yang bulat. ZeroDesk memiliki bagian atas meja dan kaki berbentuk bundar tanpa tepi tajam. Selain itu, saat saya benar-benar menggunakannya, tidak berguncang dan saya dapat menaruh banyak peralatan berat di atasnya. Saya puas karena nampaknya kokoh dan dapat dipakai lama tanpa bengkok! Ngomong-ngomong, desain interior meja tidaklah mudah. Aku tidak menyukainya Ini akan membaik sedikit demi sedikit. Saya masih menyelesaikannya 80%, tetapi saya menyisakan ruang untuk perubahan lebih lanjut. Yuk terus upload ruang yang makin hari makin cantik..✨ . . . . #LinaHome #209애비뉴 #책상 #컴퓨터책상 #게이밍책상 #ZeroDeskEvo #데스크셋업 #데스크 #서재 #서재인테리어