Postingan __으니

1 / 3

  • short form carousel card thumbnail

#여름방학일기 #콘수프기록 #맞팔 #Kecantikan #집에서이발하기 #잡동사니 Aku sudah pernah bilang ini sebelumnya, tapi suamiku bilang pergi ke salon cuma buang-buang uang, jadi dia memintaku yang melakukannya. Apa karena cuacanya panas banget di musim panas, atau karena dia baru potong rambut? ㅜㅜ Tetap saja, dia suka, jadi aku nggak tahu apa itu buang-buang uang atau karena dia suka, tapi aku tetap melakukannya. Keseharianku^^ Aku pindah-pindah aksesorisku ke sana kemari. Salah satu favoritku, label nama untuk tas jinjing Kumamon, terkoyak waktu perjalanan terakhirku. ㅠㅠ Sayang banget dibuang, jadinya cuma ditaruh di sana kayak properti, lol. Ada katak hijau di perut Kumamon^^ Nanti aku ceritain soal katak hijau itu~~ Banyak cerita tentang pasangan yang awalnya berpikir untuk jadi DINK, pasangan yang akhirnya jadi seperti DINK, dan pasangan yang berubah pikiran^^ Ini ketiga kalinya aku, dan hari ini aku akan membahas tentang hidup tanpa anak. Serius, dari awal pernikahan sampai beberapa tahun yang lalu? "Kamu beneran nggak bakal punya anak? Coba pikir lagi. Nanti kamu nyesel." Aku sudah sering dengar omongan, bujukan, dan kemarahan. Teman-temanku jarang membahasnya, tapi pernahkah kamu dengar hal seperti itu? Bagaimana bisa hidup seperti itu tanpa anak? Hahaha. Lalu, apakah hidup di mana kamu hanya bisa hidup bersama pasanganmu bahagia kalau punya anak? Aku tanya begitu. Aku bilang menurutku memang seharusnya begitu, dan menurutku tidak. Pertama, pasangan harus saling mencintai, lalu kalau mereka punya anak, mereka harus hidup bahagia berdasarkan itu. Kurasa hidup karena suatu alasan itu sangat menyedihkan. Tentu saja, aku bohong kalau bilang aku bahagia setiap hari, tapi aku tidak hidup karena suatu alasan. Kebersamaanlah yang membuat kita bahagia, bukan apa yang orang lain pikirkan. Tentu saja, aku hanya fokus pada hal-hal baik tentang suamiku dan diriku sendiri. Seandainya aku punya anak yang mirip denganku, haha. Pasti menyenangkan sekali. Bahkan sekarang, aku masih memikirkan untuk punya anak. Dia pasti sangat tampan dan melakukan banyak hal indah untukku. Dia pasti akan membantuku belajar. Tapi suamiku, yang bersamaku, lebih berharga daripada anakku yang belum lahir. Jadi, seiring bertambahnya usia dan mencapai usia 60-an dan 70-an, hal-hal seperti itu akan datang nanti. Orang bilang memang begitu bahkan setelah usia 50-an, tapi suamiku sekarang sudah berusia pertengahan 50-an, dan kami masih tidak punya masalah itu. Kami baik-baik saja bersama. Kami bepergian bersama, makan makanan lezat kapan pun kami mau, dan melakukan apa pun yang kami mau. Kami menikmati hidup yang lebih santai dan lebih sedikit stres. Karena kami hanya perlu makan dengan baik dan hidup dengan baik, saya benar-benar merasa kurang stres. ㅎ Saya tidak perlu bersih-bersih setiap hari, saya tidak perlu pilih-pilih makanan yang tidak sehat, dan saya tidak perlu mencuci pakaian setiap hari. ㅎㅎㅎㅎㅎㅎㅎㅎ Hidup ini agak malas. Satu-satunya sisi buruk menjadi DINK adalah repotnya menjelaskan banyak hal kepada orang-orang di awal. Saya sudah berkali-kali memberi tahu mereka bahwa saya memiliki masalah kesehatan dan saya tidak memilikinya, sampai mereka berhenti bertanya. Itulah sisi buruk yang paling menyebalkan. Setiap orang berbeda, tetapi setelah anak-anak tumbuh dewasa, yang tersisa adalah kami berdua, dan kami berdua harus saling bergantung. Keluarga dengan anak-anak^^ Keluarga dengan hewan peliharaan, keluarga dengan dua anak, dan para lajang. Saya mendukung kalian semua. Selama kalian bahagia, itu yang terpenting. Asalkan kamu nggak nyakitin orang lain~~ Postingan panjang lagi. Aku nggak bisa nulis semua yang mau aku omongin karena panjang banget. ㅜㅜ Aku coret-coret waktu kelas soalnya lagi istirahat.

2025.08.06
Disukai
107
Simpan
70
Dilihat
154

Komentar0