Postingan Docaremyspace

2 / 6

  • short form carousel card thumbnail

Halo. Kami pasangan yang seumuran, bertemu sebagai teman di SMA, jatuh cinta, kemudian putus, kembali bersama, dan menikah. Saat ini kami membesarkan anak kembar laki-laki berusia 18 bulan. Istri saya, yang menjunjung tinggi minimalisme (tetapi barang-barangnya terus menumpuk), dan suami saya, yang memiliki banyak barang yang ingin dibeli, tinggal berdesakan di rumah kami yang berukuran 35 kaki persegi saat baru menikah. Kemudian, ketika anak-anak kami lahir, kami pindah ke rumah yang berukuran 100 kaki persegi. Sekarang, kami memprioritaskan "rumah yang aman untuk anak-anak dan rumah yang tidak terlalu melelahkan bagi orang tua" daripada "rumah yang cantik." Kriteria terbesar kami untuk desain interior adalah kesederhanaan: ✔ Jaga agar lantai sebersih mungkin. ✔ Buatlah mudah dan cepat dibersihkan. ✔ Buatlah aman bagi anak-anak untuk berlarian dengan bebas. Jadi, kami meminimalkan jumlah furnitur dan dekorasi di lantai dan mencoba mempertahankan suasana yang bersih dan rapi. Meskipun begitu, ini bukan sepenuhnya minimalis. Kami menciptakan rumah yang mencerminkan kehidupan keluarga kami yang terdiri dari empat orang. Kami membangun rumah ini semi-mandiri, berharap dapat menghemat sekitar 10 hingga 20 juta won. Namun, saya mengalami keguguran selama masa pembangunan, dan saya menyesal tidak dapat memperhatikan setiap detail. Saat itu memang membuat frustrasi, tetapi sekarang saya lebih memikirkannya. Ini bukan "rumah yang sudah jadi," melainkan "rumah yang akan terus kami renovasi dan tambahkan sentuhan pribadi kami." Jadi, ruang ini masih dalam proses pengerjaan. Ada beberapa bagian yang masih kasar, dan beberapa hal tidak berjalan sesuai rencana, tetapi justru itulah yang membuatnya lebih realistis dan manusiawi. (Aku bisa mengajarimu beberapa tips desain interior melalui kegagalanku, dan betapa indahnya itu! Haha (terisak)) Ini bukan ruang yang tertata sempurna, tetapi ini adalah rumah tempat keluarga kami berinteraksi, tertawa, dan tumbuh. Selamat datang untuk mengunjungi rumah kami. 😊 #FTC21stStory #도전집들이 Ruang pertama yang ingin kutunjukkan adalah dapur, tempat aku menghabiskan sebagian besar waktu dan paling kusukai. Ini juga ruang di rumah ini tempat aku memuji diriku sendiri ratusan kali, dengan mengatakan, "Ini benar-benar bagus..." Aku memutuskan lantai dan wallpaper terlebih dahulu, lalu menciptakan dapur dengan suasana yang secara alami melengkapi warna-warna tersebut. Tidak terlalu mencolok, tetapi jika dilihat lebih dekat, gaya pribadiku tercermin secara halus. Suasana yang bersih dan rapi adalah yang terpenting. Kulkasku ada di beranda, jadi aku keluar masuk beberapa kali sehari. Aku selalu merasa sayang jika ruang itu dibiarkan terbuka. Jadi, setelah banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk memasang tirai panel linen. Alih-alih warna putih terang, saya memilih warna krem yang akan secara halus menyembunyikan bingkai berwarna tembaga yang khas di apartemen modern. Saya menginginkan warna yang menyatu secara alami dengan suasana keseluruhan tanpa membuat ruangan terasa sempit. Hasilnya benar-benar brilian. Ruangan terlihat jauh lebih rapi, dan dapur terasa jauh lebih santai.

02.19
Disukai
13
Simpan
1
Dilihat
399

Komentar0