1 / 3

Offline :: Saat ini, saya berkonsentrasi pada latihan offline, Suamiku baru-baru ini menyatakan untuk menjauhkan ponsel dari kehidupan sehari-harinya.🤳 Terima kasih kepada suami saya, yang meninggalkan ponselnya bahkan ketika dia keluar, saya juga secara bertahap menghabiskan lebih banyak waktu melihat alam dan secara sadar menjauhkan ponsel saya dari ponsel saya daripada menghabiskan waktu dengan ponsel saya. Setelah mengunjungi ahli bedah saraf awal tahun ini karena sakit kepala yang telah mengganggu saya berkali-kali, peran suami saya sebagai pemandu teladan dimulai. Suami saya adalah pria dengan gaya hidup yang benar dan rutinitas hariannya setelah bekerja adalah membersihkan>olahraga>makan dan memberi makan anjing>mencuci>membaca>menyimpan ponselnya dan pergi tidur. Setelah mendengar dari dokter bahwa keracunan gelombang elektromagnetik menyempitkan saraf otak, Ketika dia melihatku memegang ponselku di malam hari, dia tersenyum dan mengambil ponsel dari tanganku dan memberiku sebuah buku dan mengatakan ini. “Cobalah untuk tidak memaparkan gelombang elektromagnetik ke otak Anda, bahkan saat Anda sedang tidur.” Kalau soal kebiasaan makan, bersih-bersih rumah, dan pola rumah tangga, suami saya sepenuhnya mengikuti apa yang saya katakan, namun meski saya ingin membantah sikap tegas suami saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, dia hanya mengatakan hal yang benar.🤷🏻♀️ Meski penuh dengan keluhan, saya bahkan tidak bisa membantahnya dan terpaksa mengikuti keseharian suami saya seolah-olah saya mengikuti pemimpin. Jadi pada awalnya, aku menggembungkan pipiku dengan ekspresi tidak puas di wajahku saat suamiku terus mengontrol telepon, dan meskipun aku ingin angkat bicara, aku hanya menghela nafas dan meletakkannya berulang kali.😮💨 Terlebih lagi karena suamiku menjalani hari-harinya dengan sikap yang sangat jujur, jadi jika dia menunjukkan sedikit saja kebalikan dari itu, aku merasa kehidupan sehari-hariku relatif terganggu. (Ini terutama tentang dua hal: kontrol ponsel larut malam dan minum secukupnya...) Setelah itu, terjadi perubahan dalam keseharian saya. Saya sering terbangun di pagi hari dengan jantung berdebar-debar, namun bukan hanya saya bisa tidur sepanjang malam tanpa terbangun satu kali pun, namun keadaan psikologis saya juga membaik, membuat bangun di pagi hari jauh lebih mudah dari sebelumnya. Yang terpenting, sakit kepala yang saya derita secara berkala sejak usia 20-an telah hilang. Pada titik tertentu, menjadi lebih mudah untuk membenamkan diri dalam pekerjaan, dan saya dapat meletakkan ponsel yang tidak dapat saya lepaskan dengan mudah, sambil berpikir, 'Oh, saya harus berhenti sekarang.' Sebelumnya, saya berpikir, 'Oh, saya harus berhenti…' Meskipun saya berpikir, 'Saya tidak bisa meletakkan ponsel saya di lantai (dan saya tetap memegangnya di tangan saya meskipun tidak ada yang terlihat), menjadi lebih mudah untuk berkonsentrasi pada kehidupan sehari-hari. Saya memulai detoks digital tanpa menyadarinya. Keadaan saya yang sebelumnya tidak terlihat menjadi terlihat. Karena pekerjaan saya, saya harus melihat komputer sepanjang hari, jadi saya biasa memegang komputer sepanjang hari, dan bahkan setelah bekerja, saya memegang ponsel sampai saya hendak tidur merasakan gelombang elektromagnetik yang tidak dapat saya rasakan sebelumnya, menumpuk di tubuh saya, (saat ini, kepala saya memanas dan saya merasa jengkel). (Saya juga mudah sakit.) Saya bahkan mengembangkan kebiasaan kecil untuk bangun, melakukan peregangan, mencari udara segar, dan mulai bekerja lagi ketika suhu tubuh saya turun. Faktanya, saat saya menulis ini, saya masih tenggelam dalam dunia media yang menggunakan media. Namun, sekarang saya sudah mengurus 'OFF LINE' untuk diri saya sendiri di malam hari, dan dengan waktu itu, saya sudah bisa fokus pada berbagai hal yang bisa saya lihat dengan mata kepala sendiri daripada di media, jadi saya akan terus berlatih ' OFF LINE' dengan suamiku di masa depan Sama saja. Saya menyarankan siapa pun yang membaca artikel ini untuk mencoba latihan 'OFF LINE', yaitu mengambil gambar diri mereka dari media dan mengembalikannya ke kehidupan sehari-hari. Sejuknya udara malam yang sudah tiba di musim gugur, langit malam yang bersinar lembut diiringi suara kicau jangkrik, telaga dengan langit cerah seolah dibalik cat biru, dan keseharian berinteraksi dengan mata seorang orang tersayang dihadapanku penuh dengan panca indera yang tidak bisa dirasakan di dunia media. Ini adalah hal-hal yang hanya bisa dirasakan di dunia 'OFF LINE' :) 🔭 #Interior dapur #주방 #오하우스시즌9 #오늘의기록 #베이지인테리어 #조명 #주방조명 #주방테이블 #아파트인테리어 #29평인테리어 #북스탠드