Postingan parhuis.66

1 / 7

  • short form carousel card thumbnail

Hai, Perkenalkan namaku Lia. Aku Owner dari Parhuis. aku sudah menempati rumah ini hampir 3 tahun. banyak suka duka yang menyelimuti perjalanan kami dirumah ini. yes, kami memilih untuk membangun rumah ini dari NOL atau saat masih dari tanah. alasan nya adalah, kami ingin memiliki rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan impian kami. Parhuis terletak di jakarta timur. agak mepet ke jakarta selatan juga. rumah kami tidak terletak di dalam perumahan atau cluster bergengsi, melainkan di sebuah gang dekat dengan jalan lumayan besar. yang kami pikirkan ketika memilih untuk mempunyai rumah di daerah ini adalah akses yang sangat mendukung mobilitas kami. untuk urusan gengsi kami singkirkan dahulu :D yang penting ke sekolah anak dekat, ke rumah sakit banyak pilihan dan terlebih lagi dekat dengan pusat kota. Parhuis dibangun diatas luas tanah 198 m dan luang bangunan hampir 252 m. alhamdulillah, kami bersyukur karna ini adalah rumah pertama kami. yang kami hadiahkan untuk anak-anak. walaupun rumah kami tidak didalam perumahan bergengsi atau didalam cluster. akan tetapi kami tetap mengkedepan kan kenyamanan dalam sebuah hunian. kami ingin sekali merasa nyaman dirumah, dengan harapan rumah kami cukup mengakomodir semua kebutuhan kami. berangkat dari alasan itu, kami mengumpulkan budget yang cukup untuk membangun rumah memakai jasa arsitek. kenapa? karna kami menyadari, kami orang awam yang tidak mengerti arsitektur atau hal hal mengenai pembangunan rumah. dan untuk jangka waktu yang panjang kami tidak ingin sembarangan membangun rumah impian kami. long story short, kami memakai jasa Aaksen studio. mereka sangat welcome dan mendengarkan apa yang menjadi keinginan kami. untuk tahap awal, mereka mengajukan beberapa survei untuk mengetahui seperti apa behavior keluarga kami. dari hobby, barang barang yang kami gemar koleksi dan kebiasaan keluarga kami. dan yang gak kalah penting, mereka bertanya tentang seberapa pentingnya Privasi untuk kami. untuk orang awam seperti kami, pada awalnya kami tidak mengetahui apa fungsi survei tersebut. ternyata itu adalah salah satu pondasi arsitek dalam membayangkan rumah seperti apa yang akan kami tempati, nevertheless budget juga ikut menyertai yah. dari awal kami tidak menginginkan rumah dengan banyak furniture. kami ingin rumah yang terasa luas dan nyaman. setelah beberapa kali pertemuan dan menggodok ide dengan kami. akhirnya terciptalah, ide separated Private and Public Space yang dihubungkan dengan floating bridge. awal mendengar ide itu, kami lumayan berfikir keras apakah mungkin memiliki jembatan didalam rumah sendiri? its just not like regular house, its extraordinary. but we liked the idea.. apalagi match dengan kebutuhan kami. Voila, terciptalah ParHuis. rumah dengan dua bangunan yang dihubungkan dengan floating bridge. dengan fasad full partisi. yang memberikan silhouette yang cantik di sore hari ketika cahaya matahari masuk kerumah. and we are very about it..

2023.03.01
Disukai
30
Simpan
15
Dilihat
656

Komentar0