Postingan dyankartikaa

1 / 3

  • short form carousel card thumbnail

Sejujurnya, kami tidak punya ruang tamu 😆. Lagi-lagi karena alasan lahan yang terbatas, konsep urban, dan atau karena kepribadian kita masing-masing aja. Kami berusaha membuat teras rumah yang senyaman mungkin untuk menerima tamu. Hari ini hanya ada 2 tipe tamu, mereka yang kurang dekat untuk maklum kami temui di teras, atau mereka yang cukup dekat sehingga layak masuk ke rumah. Itupun tidak perlu di living room. Kita bisa mengobrol di meja makan, atau bahkan hahahihi di meja bar dapur. Biar lebih ikrib. Jadi ruang dalam foto ini lebih kami fungsikan sebagai ruang keluarga. Ruang bercengkrama yang terhubung dengan ruang makan, bahkan bisa mengintip sampai ke dapur. Di rumah kami, semua orang bisa melihat semua orang. Itu cara kami membangun interaksi dan ruang. Tapi tenang, kami tidak se-egois itu kok. Rak dinding pajangan itu menghadap ke pintu utama rumah. Kami ingin tamu yang masuk merasa disambut. Sambutan yang hangat dan bersahaja. Ruang keluarga kami kecil. Namun kami buat sehangat mungkin. Cahaya lampu, color mood kalem, dan pemilihan interior. Elemen Kayu, batu, warna natural yang clean. sofa juga kami pilih tanpa kaki, kami tak ingin ruangan itu terasa punya sekat. Ruang ini harusnya seperti ruang serbaguna, untuk nonton tv, ngobrol santai, kami geser sofa dengan mudah untuk anak-anak main, dsb. Dan membiarkan ruangan ini juga bisa tumbuh seperti keluarga kita. Akhir kata, maafkan ke-selow-an kami penghuni Griya Nagari ini 😅 #livingroomstyling #livingroomdecor #livingroommakeover

2023.12.20
Disukai
43
Simpan
7
Dilihat
895

Komentar0